Virus Corona
Baru kemarin membaca berita ada pasien meninggal dunia di Rumah Sakit Moewardi Surakarta, dinyatakan positif Covid-19 atau virus Corona. Saya tidak langsung percaya, masih menunggu informasi lain, untuk memperkuat bahwa berita itu bukan hoax. Sambil terus meningkatkan kewaspadaan kepada seluruh anggota keluarga. Berusaha tetap tenang, menjaga kebersihan badan, sering cuci tangan. Jemput anak sekolah memakai masker walau bukan masker kesehatan.
Pagi dinihari ada informasi dari WAG sekolah, kelas satu, ada edaran kalau anak-anak sekolah libur. Namun guru belum bisa memastikan karena belum ada informasi resmi dari kepala sekolah. Pukul 6 pagi baru ada kepastian kalau seluruh sekolah, di Surakarta diliburkan selama 14 hari. Anak-anak tidak jadi sekolah.
Beberapa rencana bepergian kami batalkan memilih menunda, dan berdiam diri dirumah, sampai kondisi membaik, dan aman.
Pengumuman status KLB disampaikan oleh Bapak Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, Hari Jumat kemarin Tanggal 13 Maret 2020. Selanjutnya, diberlakukan beberapa aturan guna pencegahan, penularan virus yang belum ditemukan obat dan vaksinnya itu.
Himbauan dari Walikota Surakarta:
- Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Sekolah Diliburkan selama 14 hari
- Even-even Penting Diliburkan
- Pasar dan Pusat Perbelanjaan Tetap Buka tetapi harus menyediakan tempat cuci tangan, dan Hand Sanitizer bagi pengunjung.
- Kota Solo Dinyatakan Lockdown
- Pentas seni yang biasa dilakukan di Taman Sriwedari ditunda
- Destinasi wisata dan Transprotasi ditutup
- Pemusnahan binatang codot, kelelawar di pasar Dempo
- Berbagai acara Lomba ditunda
- Hindari Cipika-Cipiki
- Musrenbag RKPD ditunda selama dua minggu
- Even-even olahraga ditunda
- Even budaya ditagguhkan
- Upacara di Balai Kota ditiadakan
- CFD ditiadakan
Dirumah terus terang tidak ada stok masker, dan hand sanitizer, kedua peralatan itu sudah susah dicari sejak beberapa minggu lalu. Kami menggunakan sabun cuci piring, atau sabun mandi untuk mencuci tangan.
Stok makanan juga tidak kami perbanyak, kebetulan kemarin sudah belanja meskipun tidak terlalu banyak. Hari ini tidak keluar belanja, berusaha berdiam diri dirumah.
Kebetulan kami tinggal didesa, maka suasananya adem ayem, tidak banyak perbedaan dengan sebelum status KLB.
Tetap tenang, dan banyak berdoa kami lakukan.
Sharing dengan teman-teman diwilayah lain melalui WAG untuk mendapatkan informasi yang baik dan benar terkait virus corona. Saling memberi semangat, mendoakan.
Bismillah, jalani dengan tenang semoga selalu sehat, dan dalam lindungan Allah SWT, aamiin.
No comments:
Post a Comment